Islamic Widget

Showing posts with label makalah webtrust. Show all posts
Showing posts with label makalah webtrust. Show all posts

Tuesday, February 16, 2010

KELAYAKAN WEBTRUST SEBAGAI PENJAMIN E-COMMERCE TERPECAYA (Bab 3)

Bab 3
PENUTUP


3.1 Kesimpulan

Webtrust merupakan salah satu jasa assurance yang merupakan jaminan terhadap keefektifan dan kelayakan dari sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang e-commerce yang telah memenuhi prinsip-prinsip dan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Webtrust diberikan oleh CPA (certified Public Accountant ) yang telah memiliki lisensi. E-commerce yang telah mendapatkan stempel webtrust dapat dikatakan aman dan terpercaya dengan tingkat keyakinan yang wajar.


3.2 Saran

Situs e-commerce yang memiliki stempel webtrust merupakan situs yang layak dan terpercaya. Oleh karena itu, penulis menyarankan kepada customer untuk melakukan transaksi hanya dengan e-commerce yang telah memiliki stempel webtrust agar informasi pribadi dan rahasia customer dapat terjaga. Keuntungan lainnya adalah customer mendapat perlindungan dari segi kerahasiaan dan keprivasian.
Saat ini stempel webtrust belum begitu dikenal di Indonesia. Oleh karena itu penulis sarankan bagi pengelola web agar menggunakan jasa webtrust untuk meningkatkan kepecayaan pada situs web karena sebagaimana kita ketahui Indonesia dikenal tidak aman dalam masalh dunia cyber.



Referensi:
www.aicpa.org
www.informatika.org


Ini adalah paper group 3eb01 A - yang merupakan paper
Syarat Final Beauty Contest UG Economy Competition 2009
disusun oleh : Naria Kusmaning Ayu, Silfi Sulfiyah, dan Vincensius mite

KELAYAKAN WEBTRUST SEBAGAI PENJAMIN E-COMMERCE TERPECAYA (bab 2 season 3)

2.9 Lembaga penyedia Jasa Webtrust

Seperti yang telah diketahui bahwa AICPA dan CICA bekerjasama untuk membuat sebuah stempel jaminan bagi e-commerce. Stempel yang diberikan oeh AICPA dan CICA adalah Trustwave. Trustwave mengkhususkan diri dalam pengembangan kebijakan keamanan informasi dan praktek untuk mengatasi kebutuhan bisnis yang beragam lingkungan TI - dari pengecer besar ke kecil jaringan bisnis. Trustwave bekerja dengan klien di-rumah staf untuk mengembangkan kebijakan keamanan kustom yang melaksanakan prosedur keamanan terbaru untuk perusahaan dan para karyawan dan mitra bisnis.Pelaksanaan kebijakan keamanan formal diperlukan untuk memvalidasi sesuai dengan Kartu Pembayaran Industry Data Security Standard (Kebutuhan 12). Trustwave telah mengembangkan kebijakan dan prosedur keamanan untuk ratusan pedagang dan penyedia layanan.
Selain AICPA dan CICA ada beberapa lembaga lainnya yang memberikan jasa penyedia webtrust. Bahkan ada beberapa perserikatan Negara yang membentuk suatu kerjasama dalam mewakili suatu benua atau kawasan wilayah Negara. Hal ini tentu memudahkan bagi para perusahaan yang bergerak dibidang e-commerce dalam menggunakan webtrust tidak harus kepada AICPA dan CICA.
GTA (Global Trustmark Alliance) adalah sebuah organisasi keanggotaan didorong oleh partisipasi aktif dari seluruh dunia organisasi yang bekerja dengan bisnis dan konsumen konstituen di masing-masing negara mereka untuk mempromosikan kepercayaan dalam e-commerce. Tujuan GTA sepenuhnya melaksanakan rekomendasi yang dibuat oleh Global Business Dialog untuk Electronic Commerce (GBDe) untuk harmonisasi tinggi standar e-commerce, koperasi dan dapat diakses penyelesaian sengketa lintas batas, dan kerja sama antara program trustmark.
Trustmark lokal GTA Members organisasi diseluruh dunia dan organisasi-organisasi lain yang mendukung pengembangan trustmarks online. Setelah beroperasi penuh, perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi dalam organisasi-organisasi trustmark anggota ini akan setuju untuk mematuhi kode internasional untuk melakukan transaksi lintas batas, untuk berpartisipasi dalam out-of-pengadilan prosedur penyelesaian sengketa yang didasarkan pada standar kode, dan menampilkan segel internasional situs web mereka menandakan partisipasi mereka dalam GTAsebuah perserikatan yang dibentuk oleh beberapa Negara.
GTA memiliki 10 panitia yang berasal dari beberapa trustmark yang berbeda Negara.
Salah satu trustmark yang menjadi panitia pembentuk GTA adalah SOSA – Secure Online Shopping Association. Tustmark asal Taiwan sebagai penyedia layanan webtrust untuk e-commerce. Situs web Perusahaan hp adalah satu satu contoh web yang telah mendapatkan stempel webtrust SOSA.
GTA telah mendapat pengakuan dari beberapa sumber internasioanl, ISO salah satunya.
ISO adalah sumber dari ISO 9000 dan lebih dari 13, 700 Standar Internasional untuk bisnis, pemerintah dan masyarakat. ISO adalah jaringan lembaga standar nasional dari 147 negara yang bekerja dalam kemitraan dengan organisasi internasional, pemerintah, industri, bisnis dan perwakilan konsumen.
Selain itu ada lembaga berdiri sendiri yang menyediakan layanan webtrust.dan merupakan internet terkemuka privasi penyedia layanan dan segel sejak tahun 1997, TRUSTe merupakan privasi segel membantu ribuan bisnis online mempromosikan keselamatan dan kepercayaan, dan panduan konsumen untuk situs Web yang melindungi privasi mereka secara online. TRUSTe privasi juga memberikan tips bagi orangtua dan guru, dan yang mudah digunakan layanan penyelesaian sengketa privasi bebas untuk konsumen yang mengalami masalah dengan informasi pribadi mereka TRUSTe-situs yang disetujui.
Jutaan pemakai internet bekerja, bermain dan klik dengan keyakinan pada situs web yang mengandalkan privasi online TRUSTe layanan, termasuk atas lima puluh situs seperti Yahoo, Facebook, Microsoft, PayPal, IBM, eBay, AOL, Disney, New York Times, Comcast dan apel.
Semua trustmark sebagai penyedia layanan webtrust merupakan bagian dari Trust Service, dimana trust service berfungsi untuk memberikan assurance services, advisory services atau keduanya bagi sistem teknologi informasi dan e-commerce. Hanya akuntan public yang bersertifikasi (CPAs) dan mendapatkan lisensi dari AICPA yang dapat memberikan assurance services atas Trust Services,


Ini adalah paper group 3eb01 A - yang merupakan paper
Syarat Final Beauty Contest UG Economy Competition 2009
disusun oleh : Naria Kusmaning Ayu, Silfi Sulfiyah, dan Vincensius mite

KELAYAKAN WEBTRUST SEBAGAI PENJAMIN E-COMMERCE TERPECAYA (bab 2 season 2)

2.6 Definisi Webtrust Sebagai Penjamin E-Commerce Terpercaya

Pengertian WebTrust menurut AICPA :
“WebTrust is the accounting profession's answer to concerns relating to electronic commerce. WebTrust is based on Trust Services Principles and Criteria, which constitute professional guidance and serve as best practices for electronic commerce. Using these Principles and Criteria either separately or in combination, CPAs can offer a range of advisory and assurance services to help either clients or employers address security, online privacy, availability, and confidentiality needs.”
(Web Trust adalah Menjawab Pernyataan akuntan terhadap kepedulian yang berkaitan dengan perdagangan elektronik. Web Trust didasarkan pada Prinsip pelayanan Kepercayaan dan standar-standar, yang mana merupkan pedoman professional dan Penyedian sebagai latihan-latihan terbaik untuk perdagangan elektronik. Penggunaan prinsip-prinsip dan standar-standar ini dapat dipisahkan ataupun dikombinasikan, CPA menawarkan tingkatan Laporan dan Pelayanan Jaminan untuk membantu klien ataupun tenaga kerja yang menunjukan Keamanan,Privasi online, Ketersediaan, dan dapat diPertanggung Jawabkan)
Jadi secara umum Webtrust adalah stempel yang diberikan kepada situs web yang secara konsisten menjalankan standard yang telah dibuat oleh Canadian Institute of Chartered Accountants (CICA) dan American Institute of Chartered Public Accountants (AICPA). Saat ini webtrust telah diakui secara internasional standard-standard ini dapat berlaku pada area privacy, security, business practices/transaction integrity, availability, confidentiality or non-repudiationavailability, confidentiality or non-repudiation.


2.7 Standar Webtrust

Terdapat 6 jenis criteria yang harus dipenuhi situs e-commerce, yaitu:
1. Privacy
Taat terhadap peraturan yang ketat mengenai pengumpulan, penyimpanan, dan penggunaan informasi konsumen atau klien. Keuntungan bagi pemilik stempel adalah kepercayaan atas perusahaan.
2. Security
Mengikuti prosedur dan teknolgi terkini yang layak dan aman. Keuntungannya adalah memberikan rasa aman bagi konsumen saat menjalankan transaksi baik offline maupun online.
3. Business Practice / Transaction Integrity
Mengurangi rasa kekhawatiran akan pencurian data saat transaksi online dan memastikan bahwa transaksi telah dilakukan secara menyeluruh. Keuntungannya yaitu membuat konsumen tidak takut melakukan transaksi online.
4. Availability
Member tingkat pelayanan yang telah disepakati dengan konsumen secara konsisten. Keuntungannya memperkuat daya tarik sebagai penyedia layanan aplikasi.
5. Confidentiality
Memperlihatkan kemampuan untuk melindungi informasi business to business. Keuntungannya membuat konsumen percaya atas pengelolaan pertukaran informasi secara online.
6. Non- Repudiation
Memastikan identitas dan kemampuan membayar konsumen atas transaksi online yang dilakukan. Keuntungannya menjaga keuntungan perusahaan.
Stempel webtrust diperlukan oleh perusahaan yang bergerak di bidang e-commerce karena stempel ini merupakan bukti bahwa e-commerce tersebut telah layak dan dapat dipercaya dalam melakukan transaksi online. Dengan adanya stempel tersebut customer akan dapat lebih percaya terhadap e-vendor. E-vendor yang telah diberikan stempel webtrust percaya bahwa keamanan dan privasi sangatlah penting bagi klien/customer dan rekan bisnisnya. Oleh karena itu mereka telah memperkerjakan auditor-auditor webtrust yang telah memiliki lisensi dan dilatih secara khusus untuk mereview online procedure yang mereka jalankan.

2.8 Kriteria Webtrust

Prinsip-prinsip dan kriteria webtrust dapat dikelompokkan ke dalam 4 wilayah, yaitu:
1. Kebijakan
Entitas klien telah mendefinisikan dan mendokumentasikan kebijakan kebijakannya yang relevan terhadap prinsip tertentu.
2. Komunikasi
Entitas klien telah mengkomunikasikan kebijakan-kebijakannya kepada pihak yang
berwenang.
3. Prosedur
Entitas klien menggunakan prosedur-prosedur untuk mencapai tujuannya yang
berkaitan dengan kebijakan yang telah didefinisikan.
4. Pemantauan
Entitas klien memantau sistem web dan melakukan sesuatu untuk mempertahankan ketaatan terhadap kebijakan yang telah didefinisikan.

AICPA dan CICA sendiri telah membuat prinsip-prinsip dan criteria dalam penugasan layanan webtrust, yaitu :
1. Keamanan
System web dilindungi dari akses yang tidak terotorasi baik fisik maupun logika.
2. Ketersediaan informasi
System tersedia untuk operasi dan digunakan sebagaimana telah disepakati.
3. Integritas pemrosesan
Pemrosesan system lengkap, akurat, tepat waktu, dan terotorisasi.
4. Privacy online
Informasi pribadi yang didapatkan dari hasil e-commerce dikumpulkan, digunakan, diungkapkan, dan dijaga sebagaimana yang telah disepakati.
5. Kerahasiaan
Informasi didesain sedemikian mungkin dan dilindungi sesuai kesepakatan bersama.

Pada lingkungan e-commerce tertentu, persyaratan, kondisi, termasuk hak dan kewajiban, dan komitmen kedua belah pihak ( pengelola situs dan konsumen ) ditunjukan secara implicit pada penyelesaian transaksi user pada situs web. Untuk memenuhi maksud kategori komunikasi criteria pada situasi tersebut, kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur yang diperlukan masing-masing oleh criteria komunikasi harus diungkapkan pada situs web.


Ini adalah paper group 3eb01 A - yang merupakan paper
Syarat Final Beauty Contest UG Economy Competition 2009
disusun oleh : Naria Kusmaning Ayu, Silfi Sulfiyah, dan Vincensius mite

KELAYAKAN WEBTRUST SEBAGAI PENJAMIN E-COMMERCE TERPECAYA (bab 2 season 1)

Bab 2
PEMBAHASAN


2.1 Definisi Electronic Commerce
2.1.1 Secara Umum :
e-Commerce merupakan suatu istilah yang mulai banyak digunakan belakangan ini, suatu contoh kata yang sering digunakan, kata yang berhubungan dengan internet dimana tidak seorangpun mengetahui dengan pasti definisi tersebut.

2.1.2 Menurut website atau para ahli dituangkan dalam website tersebut:
1. whatis.com
e-commerce yaitu berhubungan dengan pembelian dan penjualan barang atau jasa melalui intemet, khususnya World wide web.

2. Robert E- Johnson, III (http://www.cimcor.com)
e-commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama.

3. Website ECARM (The Society for Electronic Commerce and Right Management)
e-commerce secara umum menunjukkan seluruh bentuk transaksi yang berhubungan dengan aktifitas-aktifitas perdagangan, termasuk organisasi dan perorangan yang berdasarkan pada pemrosesan dan tranmisi data termasuk teks, suara, dan gambar-gambar visual.

4. Website Planetweb E-commerce Solution
e-commerce memiliki arti bahwa sebuah web site dapat menjadi sebuah modal bagi perusahaan, dimana website tersebut dapat menghasilkan uang dan dapat menggambarkan perusahaan anda di internet pada saat yang bersamaan.

5. Website E-commerce Net
e-commerce adalah menjual barang dagangan dan atau jasa melalui internet. Seluruh pelaku yang terlibat dalam bisnis praktis diaplikasikan disini, seperti customer service, produk yang tersedia, kebijakan-kebijakan pengembalian barang dan uang, periklanan, dll.

6. Gary Cuolter dan John Buddemeir (E-commerce Outline)
e-commerce berhubungan dengan penjualan, periklanan, pemesanan produk yang semuanya dikerjakan melalui internet. Beberapa perusahaan memilih untuk menggunakan kegiatan bisnis ini sebagai tambahan metode bisnis tradisional, sementara yang lainnya menggunakan internet secara eksklusif untuk mendapatkan para pelanggan yang berpotensi.

7. Donna Perry
e-commerce sangat sederhana yaitu kemampuan untuk melakukan bisnis secara elektronik melalui komputer, fax, telepon, dll. Menurutnya untuk menjual produk dan atau jasa di internet, sebuah perusahaan membutuhkan :
 Komputer
 Merchant account.
 Website


2.2 Kelebihan Electronic Commerce

1. Otomatisasi, proses otomatisasi yang menggantikan proses manual. ("enerprise resource planning" concept)
2. Integrasi, proses yang terintegrasi yang akan menikatkan efisiensi dan efektivitas proses. (just in time" concept)
3. Publikasi, memberikan jasa promosi dan komunikcisi atas produk dan jasa yang dipasarkan. ("electronic cataloging"concept)
4. Interaksi, pertukaran data atau informasi antar berbagai pihak yang akan meminimalkan "human error’ ("electronic data interctiangel / EDI"concept)
5. Transaksi, kesepakatan antara 2 pihak untuk meiiikukan transaksi yang melibatkan institusi lainnya sebagai pihak yang meneingani pembayaran. ("electronic payment" concept)


2.3 Keuntungan E-Commerce

• Bagi Konsumen yaitu harga lebih murah, belanja cukup pada satu tempat
• Bagi Pengelola bisnis yaitu efisiensi, tanpa kesalahan, tepat waktu
• Bagi Manajemen yaitu peningkatan pendapatan, loyalitas pelanggan.




2.4 Ruang Lingkup E-Commerce

ELECTRONIC BUSINESS, merupakan lingkup aktivitas perdagangan secara elektronik dalam arti luas.
ELECTRONIC COMMERCE, merupakan lingkup perdagangan yang diiakukan secara elektronik, dimana di dalamnya termasuk:

• Perdagangan via Internet tlntemet Commerce)
• Perdagangan dengan fasiiitas Web Internet (Web-Commerce)
• Perdagangan dengan sistem pertukaran data terstruktur secara elektronik (Electronic Data Interchange / EDI).


2.5 Jenis – Jenis E-Commerce

2.5.1 Business To Costumer (B2C),
Kelompok ini disebut juga transaksi pasar. Pada transaksi pasar, konsumen mempelajari produk yang ditawarkan melalui publikasi elektronik, membelinya dengan electronik cash dan sistem secure payment, kemudian meminta agar barang dikirimkan. Secara ringkas jenis e-commerce ini merupakan e-commerce yang melibatkan konsumen dengan merchant-nya secara langsung.
Keterangan
• User Card Holder. Orang yang ingin melakukan pembelian secara on-line
• Merchant, Perusahaan yang menjual produknya secara on-line
• Acquirer, Institusi keuangan yang digunakan oleh merchant biasanya bank
• Issuer , Perusahaan kartu kredit yang menerbitkan kartu kredit para user.
• Certification Authority, Pihak ketiga yang netral yang menerbitkan sertifikat kepada merchant, issuer dan dalam kasus tertentu kepada pemegang kartu kredit.

2.5.2 Business To Business (B2B)
Kelompok ini disebut sebagai transaksi antar perusahaan. Perusahaan, pemerintah,dan organisasi lainnya bergantung pada komunikasi antar komputer sebagai sarana bisnis yang cepat, ekonomis, dan dapat diandalkan. Perusahaan kecil saat ini sudah mulai tertarik dengan keuntungan yang diperoleh menggunakan B2B ini. Transaksi pada B2B menggunakan EDI dan E-Mail untuk pembelian barang dan jasa, informasi dan konsultasi. 'Selain itu juga digunakan untuk pengiriman dan permintaan proposal bisnis.



Ini adalah paper group 3eb01 A - yang merupakan paper
Syarat Final Beauty Contest UG Economy Competition 2009
disusun oleh : Naria Kusmaning Ayu, Silfi Sulfiyah, dan Vincensius mite

KELAYAKAN WEBTRUST SEBAGAI PENJAMIN E-COMMERCE TERPECAYA ( Bab 1)

Bab 1
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

Seiring berkembangnya teknologi, bisnis dengan bantuan koneksi internet berkembang dengan pesat. Perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang e-commerce menjadikan internet sebagai lalu-lintas kegiatan perusahaannya. Sehingga customer dan rekan kerjanya bukan hanya dari lingkungan atau Negara yang sama, tapi dari berbagai tempat di dunia. Tetapi dalam pelaksanaannya terkadang calon customer memiliki masalah dalam keyakinan apakah perusahaan tersebut benar-benar memiliki kapabilitas seperti yang diungkapkan dan bagaimana kepercayaan terhadap keamanan dalam melakukan transaksi, serta keraguan-keraguan lainnya. Kepercayaan adalah hal yang paling penting pada suatu transaksi yang melibatkan pembeli dan penjual khususnya melibatkan elemen-elemen yang beresiko termasuk berinteraksi dengan e-vendor.
Jarak jauh yang memisahkan konsumen dan situs belanja dan infrastruktur internet menghasilkan ketidakpastian dalam bertransaksi dengan e-vendor sehingga customer memiliki resiko kehilangan uang dan privasinya. Ketidakpastian social dan resiko dengan e-vendor menjadi tinggi karena perilaku e-vendor tidak dapat dimonitor. Kurangnya rasa percaya menjadi alasan utama konsumen untuk tidak berhubungan dengan situs e-commerce.
Untuk menjawab hal tersebut sebuah perusahaan e-commerce memerlukan jaminan dari pihak ketiga, dalam hal ini AICPA (American Institute of Chartered Public Accountants) dan CICA (Canadian Institute of Chartered Accountants) mengembangkan assurance service yang bisa digunakan untuk memberi jaminan atas kelayakan suatu perusahaan dalam melaksanakan tugas dan keamanan sistem yang digunakannya. Sehingga lahirlah WebTrust dan SysTrust.
Webtrust dikembangkan oleh AICPA dan CICA karena kekhawatiran konsumen dan dunia bisnis akan privasi dan keamanan web. Webtrust terus mengalami evolusi sehingga ditujukan agar konsumen dapat menkonfirmasi legitimasi perusahaan yang menawarkan barang dan jasa melalui web. Pada dasarnya webtrust memberikan keyakinan yang wajar bagi user web bahwa web yang sedang diakses menjaga keprivasian dan keamanan data user. Yang membedakan webtrust dengan stempel lain adalah verfikasi web yang harus independen layaknya audit.
Agar e-commerce mendapat stempel atau sertifikasi webtrust terdapat banyak criteria yang berkaitan dengan prinsip security, availability, processing integrity, online privacy, confidentiality.
Dengan adanya webtrust ini maka dapat diketahui perusahaan e-commerce yang layak dan dapat dipercaya, sehingga customer tidak perlu khawatir untuk bertransaksi dengan perusahan e-commerce malalui internet.


1.2 Tujuan Penulisan

Webtrust merupakan suatu penjamin bagi perusahaan yang melakukan perdagangan melalui internet (e-commerce ). Tujuan penulisan makalah ini yaitu Penulis ingin mendeskripsikan secara umum mengenai definisi dari webtrust dan e-commerce dan menjelaskan lebih detail mengenai jenis – jenis webtrust yang diberikan kepada e-commerce sebagaimana kelayakan webtrust sebagai penjamin e-commerce terpecaya.
Selain itu, penulis ingin mendeskripsikan secara mendetail mengenai bagaimana cara atau syarat sebuah perusahaan yang bergerak dibidang e-commerce mendapatkan salah satu jenis stempel webtrust sebagai penjamin e-commerce yang kompeten dan layak dipercaya.


1.3 Rumusan Masalah

- Apakah definisi dari E-commerce?
- Apakah kelebihan dan keuntungan e-commerce?
- Apa yang termasuk ruang lingkup e-commerce dan jenis-jenis e-commerce?
- Apakah definisi dari Webtrust sebagai penjamin E-commerce terpercaya?
- Jelaskan apa yang termasuk jenis – jenis stempel webtrust?
- Mengapa webtrust diperlukan bagi perusahaan yang bergerak dibidang e-commerce?
- Apa saja kriteria yang harus dimiliki sebuah perusahaan yang bergerak dibidang e-commerce untuk mendapatkan salah satu jenis webtrust sebagai penajmin e-commerce yang kompeten dan layak dipercaya?
- Apakah ada lembaga lain selain AICPA dan CICA yang memberikan jasa penyedia webtrust dan perusahaan apa saja yang telah mendapatkan stempel webtrust?


1.4 Pembatasan Masalah

Pembatasan masalah dalam penulisan ini mencakup masalah kelayakan webtrust sebagai penjamin kepercayaan pada perusahaan yang bergerak dibidang e-commerce untuk mendapatkan salah satu jenis webtrust sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.


1.5 Metodologi Penulisan

Penulisan ini mengambil data sekunder berupa jurnal dan artikel mengenai webtrust dan e-commerce dari internet. Selain itu dari buku-buku literature yang relevan dengan penulisan ini.


1.6 Sistematika Penulisan

Bab 1 Pendahuluan
Dalam bab ini akan dikemukakan latar belakang, tujuan penulisan, perumusan masalah, pembatasan masalah, metodologi penulisan, dan sistematika penulisan.

Bab 2 Pembahasan
Dalam bab ini akan dikemukakan definisi dari e-commerce, kelebihan dari e-commerce, keuntungan dari e-commerce, ruang lingkup e-commerce, jenis – jenis e-commerce, definisi webtrust sebagai penjamin e-commerce terpecaya, standar webtrust, criteria webtrust, dan pengelompokan prinsip-prinsip dan kriteria webtrust.

Bab 3 Penutup
Dalam bab ini, dikemukakan simpulan penulisan dan saran yang berkaitan dengan penulisan.



Ini adalah paper group 3eb01 A - yang merupakan paper
Syarat Final Beauty Contest UG Economy Competition 2009
disusun oleh : Naria Kusmaning Ayu, Silfi Sulfiyah, dan Vincensius mite